Photobucket Casanova Casanova Casanova
Visit here  =>   Loker kab.Malang

Stok Material STNK di Malang Kosong

Casanova Channel | 9/18/2013 11:38:00 PM |

+Casanova :Sudah hampir 2 bulan ini stok material Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Malang kosong. Hal ini terjadi lantaran stok material STNK dari Jakarta kosong. Sehingga, terjadi keterlambatan pengiriman materiah STNK ke masing-masing kota, termasuk Malang. Kosongnya material STNK ini membuat sebagian pengendara sedikit merasa khawatir. Contohnya Dwi Handayani. "Saya takutnya pas ke luar Kota Malang terus ada pemeriksaan, iya kalau polisi tersebut paham kalau tidak, kita bakal kena denda lagi. Padahal kita sudah tepat waktu melakukan pembayaran pajak," ujarnya.

Menurut penuturan salah satu karyawan Samsat, Suyanto mengatakan, STNK baru kemungkinan bisa siap pada akhir tahun 2013 ini. "STNK baru siap kembali diperkirakan pada bulan Desember nanti. Pusat sudah mengirim stok material ke Malang, namun masih dalam perjalanan. Sebagai ganti dari STNK adalah menggunakan lembar bukti pembayaran pajak yang kita beri stempel di belakangnya dengan informasi 'SKPD ini berlaku juga sebagai STNK' ditambah juga stempel bertuliskan 'STNK MASIH DALAM PROSES'," katanya.
Lebih lanjut, Suyanto berpesan agar para pengendara tak perlu khawatir akan ditindak oleh Polisi Lalu Lintas jika masih menggunakan STNK sementara itu. "Jadi, para pengendara jangan khawatir, karena semua jajaran polisi lalu lintas sudah kita informasikan bahwa stok material STNK Malang masih dalam proses," himbaunya.

Category:

About Casanova:
Welcome to my blog. Enjoy the latest news and feel free to post your comment here + Salam Kenal Dan Persahabatan Selalu Buat Pembaca Setia Posting-Posting Blog ini Terima Kasih!

Baca Kisah Religi

Berikut   Kisahnya

"KISAH WALI YANG NAMANYA TERTERA DI LAUHIL MAHFUDZ SEBAGAI PENGHUNI NERAKA" Ada seorang sufi dari kalangan tokoh tasawuf yang bernama Syaikh Abdul Aziz ad-Dabbagh. Beliau dalam kalangan tokoh tasawuf termasuk ulama kelas atas, wali min auliya'illah, ahli ibadah. Suatu ketika malaikat melihat namanya di lembaran kitab lauhil mahfudz ada dalam deretan penghuni neraka. Melihat hal tersebut malaikat merasa kasihan dan mendatangi Syaikh Abdul Aziz ad-Dabbagh. Malaikat berkata, "Wahai Abdul Aziz, untuk apa engkau ibadah sampai segitunya, sedangkan aku lihat namamu di lembaran lauhil mahfudz engkau adalah penghuni neraka. Mau ibadah bagaimanapun engkau tetap akan masuk neraka." Kemudian Abdul Aziz menjawab, "Wahai Malaikat, Surga dan Neraka bukan urusanku, aku diciptakan oleh Allah Ta'ala hanya untuk beribadah kepada-Nya. Sebagaimana Allah Ta'ala berfirman, "Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku." Mau aku masuk surga atau neraka itu hak-Nya Allah." Subhanallah, benar-benar ikhlas dalam beribadah. Kemudian malaikat kembali ke lauhil mahfudz dan dilihat namanya dirubah oleh Allah Ta'ala menjadi penghuni surga. Sebab Allah Ta'ala berhak menetapkan kitabullah. Lantas malaikat kembali menemui Abdul Aziz dan berkata, "Wahai Abdul Aziz, ada kabar gembira, baru saja aku melihat namamu oleh Allah Ta'ala dirubah menjadi penghuni surga." Abdul Aziz menjawab, "Alhamdulillah, tapi sekali lagi malaikat, surga dan neraka bukan urusanku, aku beribadah hanya untuk menggapai ridho-Nya Allah Ta'ala, kalau Allah Ta'ala ridho aku di neraka, ya itulah tujuanku." Malaikat pun takjub dengan keikhlasan Abdul Aziz dalam beribadah dan berkata, "Wahai Abdul Aziz, ikhlasmu inilah yang membuat Allah Ta'ala ridho dan merubah namamu menjadi penghuni surga." Lantas Abdul Aziz bertanya kepada malaikat, "Bila ikhlasku tadi yang membuat Allah Ta'ala ridho kepadaku, lalu kira-kira dosa apa yang membuat Allah Ta'ala murka kepadaku sehingga aku menjadi penghuni neraka?" Kemudian malaikat bercerita, "Engkau ingat ketika engkau masih kecil ketika umurmu sekitar 15 tahunan, engkau ingat ketika engkau tidur di kamar tidurmu, kemudian engkau mendengar suara langkah kaki ibumu menuju tempat tidurmu untuk menyuruhmu membeli sesuatu di pasar? Karena engkau mendengar suara langkah kaki ibumu menuju kamarmu, lalu engkau pura-pura tidur padahal engkau sudah bangun, agar engkau tidak disuruh pergi ke pasar. Ketika ibumu membuka pintu kamarmu dan melihatmu masih tidur, ibumu merasa kasihan dan tidak jadi menyuruhmu ke pasar. Sebab Engkau bohongi ibumu, maka Allah Ta'ala murka dan menjadikan namamu sebagai penghuni neraka." Mendengar cerita dari malaikat, Abdul Aziz pun beristighfar memohon ampun kepada Allah Ta'ala. Semenjak kejadian tersebut, Syaikh Abdul Aziz ad-Dabbagh di sisa umurnya tidak pernah berceramah kecuali tentang berbakti kepada orang tua. Setiap orang yang datang kepada Beliau selalu diwasiatkan untuk berbakti kepada orang tuanya. Mari kita renungkan sejenak! Padahal Beliau hanya pura-pura tidur, lalu bagaimana yang sampai membentak ibunya? Bagaimana yang sampai memasamkan wajahnya kepada ibunya? Yang mengeraskan suaranya di depan ibunya? Yang sampai tidak memberi nafkah? Dan bahkan yang sampai membuat menangis ibunya, bagaimana kira-kira nasibnya? Mari kita belajar bersama-sama untuk lebih berbakti kepada orang tua kita, baik yang masih hidup ataupun yang telah wafat. Jangan meremehkan dosa kecil, dikhawatirkan disitu ada murka-Nya Allah Ta'ala.... Jika tangan kita masih sulit untuk berbuat baik padanya, maka ringankanlah lisan kita untuk senantiasa mendoakan kedua orang tua kita. Semoga Allah Ta'ala mengampuni semua dosa-dosa kita dan dosa orang tua kita. Wallāhu a'lam Semoga bermanfaat
HEAD LINE | Anda Membutuhkan Kusen Jendela,Daun Pintu juga Daun Jendela Dari Bahan Kayu Terbaik / Berkwalitas Area Depok / Jakarta Hub : P.Bambang di 08159941990 | Sales / Marketing PT.SERODJA SURYA Sidoarjo,Jawa Timur Produksi Almunium Frame =>Hub : 0816511010 | Lihat mitra-mitra sponsor kami |